Friday, December 9, 2022

pengecut dan aku

Pengecut itu telah lama pergi
Dan aku berulang kali bersujud memohon padamkan sisa-sisa rasa yang ada..

Dan ianya hilang tanpa bau
Tanpa memori

Aku bahagia sendiri
Aku mulai rasa sayang diri aku melebihi segala..
Aku sayang aku...

Tapi... aku tetap sunyi...
Sunyi untuk berbicara
Sunyi untuk meluah
Jelamaan khayalan aku hanya khayalan yang tidak pernah wujud..

Aku sepi...

Sekawan rama-rama berterbangan mulai menyerap
Entah aku di sihir atau aku yang tidak pernah serik

Tidak takutkah pada sakit itu
Yang begitu mencengkam hati begitu kuat
Betapa sakit itu mengganggu perjalanan hidup.. berkali-kali aku jatuh

Rama-rama itu menghampiri dengan galak
Memasuki ruang ruang kosong di jiwa aku

Aku menjadi begitu lemah

Ke mana pergi nya azam aku
Ke mana pergi kekuatan pertahanan jiwa aku

Rama-rama menari-nari di jiwa kosong ini
Melupakan tentang sakit yang pernah aku deritai..

Aku semakin lemah dirasuk
Aku semakin mulai menari mengikut rentak rama2

Yang menghayalkan
Yang melupakan aku pada sakit itu...

No comments:

Post a Comment

I like to see your comment...